Personal branding adalah segala upaya yang dilakukan untuk dapat menjadikan seseorang dikenal dengan citra yang baik di tengah masyarakat. Upaya ini meliputi langkah proaktif dan reaktif dalam menjaga reputasi baik yang coba Anda bangun.

Kesuksesan personal branding dapat dilihat dari seberapa banyak orang-orang membicarakan hal baik tentang Anda. Baik itu ketika Anda berada di ruangan yang sama atau bahkan ketika Anda tidak berada di sana. Hal ini selaras dengan apa yang dikatakan oleh Jeff Bezos “Branding adalah apa yang orang lain katakan tentang Anda ketika Anda tidak berada di dalam ruangan.”

Dari sini, kita dapat memahami bahwa personal branding bukanlah tentang apa yang Anda katakan tentang diri Anda sendiri, tetapi tentang apa yang orang lain katakan tentang Anda. Personal branding adalah kesan yang tercipta dari aktivitas Anda dan tertanam pada orang lain.

Baca Juga: Personal Branding Adalah: Pelajari Manfaat dan Tipsnya di Sini!

Peter Montoya, penulis buku The Brand Called You mengatakan bahwa personal branding adalah seni dalam menarik dan memelihara banyak orang agar memiliki persepsi yang sama dengan Anda dalam menilai diri sendiri. Personal branding memiliki banyak manfaat, terlebih untuk Anda yang bekerja sebagai pebisnis dan sering bertemu dengan banyak orang.

Beberapa di antara banyak manfaat tersebut seperti:

Lantas, bagaimana caranya untuk Anda dapat membangun personal branding yang positif? Apalagi jika Anda masih baru dalam dunia profesional. Di dalam artikel ini, saya akan memberikan beberapa tips dan trik, cara membangun personal branding dari nol.

Tips dan trik ini terinspirasi banyak dari pengalaman saya pribadi dalam membangun Agency Creativism dan bisnis saya lainnya. Penasaran? Silakan simak baik-baik artikel ini ya!

Cara Membangun Personal Branding dari Nol

1. Mengenali Diri Sendiri

Cara membangun personal branding yang pertama adalah dengan mengenali diri sendiri. Ya, ini adalah langkah terpenting yang harus Anda pahami secara mendalam. Mengenali diri sendiri bukanlah perkara yang mudah. Diperlukan waktu yang tidak sebentar sebelum mengetahui siapakah Anda yang sebenarnya.

Anda bisa memulai perjalanan personal brandingnya dengan mengikuti tes proyektif atau psikotes. Gunakan hasil tes tersebut untuk mengetahui minat dan potensi terbesar Anda. Saya sendiri menggunakan metode psikologi bernama Johari Window.

Apa itu Johari Window? Johari Window adalah metode psikologi yang digunakan untuk mengenali kelebihan dan kekurangan diri. Metode ini membagi penilaian ke dalam empat aspek utama yakni Terbuka, Buta, Tersembunyi, Tidak Dikenal. Libatkan orang yang Anda percaya untuk membantu pelaksanaan metode Johari Window ini.

2. Menentukan Target Personal Branding

Setelah mengenal diri Anda secara mendalam, berikutnya adalah dengan menentukan seperti apa Anda ingin dikenal. Perlu diketahui bahwa personal branding dapat kita pelajari dalam enam tipe utama. Enam tipe utama tersebut adalah:

Keenam tipe personal branding di atas memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Baca Juga: 7 Contoh Personal Branding yang Bisa Ditiru dan Dimodifikasi!

Perlu diketahui juga bahwa Anda tidak dapat menjadi seseorang yang peduli sosial sepenuhnya. Anda hanya dapat menentukan tipe personal branding manakah yang ingin Anda jadikan tujuan utama.

3. Menguatkan Skill

Berikutnya adalah dengan menguatkan skill. Berpikir terbuka dan jangan pernah merasa puas dengan apa yang sudah Anda raih. Anda harus berpikir layaknya gelas setengah kosong. Apa maksudnya? Maksudnya Anda siap menerima ilmu baru yang akan datang untuk mengisi bagian yang kosong.

Sedangkan bagian setengah isi digunakan sebagai landasan prinsip dan nilai mulia yang Anda pegang kuat. Prinsip dan nilai mulia inilah yang nantinya akan membantu Anda menentukan apakah ilmu baru yang datang pantas untuk jadi pengisi bagian yang kosong atau tidak.

Saya sendiri bahkan mengundang mentor bisnis berpengalaman ke kantor Creativism. Saya mempelajari banyak hal seputar optimasi bisnis terlebih di era banjir informasi saat ini. Dari pengalaman belajar bersama mentor bisnis berpengalaman inilah, operasional Creativism menjadi lebih efektif. Di bulan Januari ini saja, tim SEO Creativism sudah mendapatkan tiga klien baru.

4. Mengikuti Kegiatan Komunitas

Mengikuti kegiatan komunitas adalah salah satu cara efektif untuk membangun personal branding secara alami. Komunitas memungkinkan Anda bertemu dengan orang-orang yang memiliki minat, visi, dan latar belakang yang serupa.

Dari sinilah proses saling mengenal, bertukar ide, hingga membangun kepercayaan dapat terjadi dengan lebih mudah. Saya pribadi aktif mengikuti berbagai komunitas bisnis dan digital marketing, baik secara online maupun offline.

Melalui komunitas, saya tidak hanya belajar dari pengalaman orang lain, tetapi juga membangun positioning sebagai seseorang yang terbuka untuk berdiskusi dan berbagi insight. Semakin sering Anda terlibat aktif dalam komunitas, semakin kuat pula persepsi positif yang terbentuk terhadap personal branding Anda.

5. Mengikuti Tren Industri

Mengikuti Tren Industri Cara Penting Membangun Personal Branding

Cara membangun personal branding kelima dari saya adalah aktif mengikuti tren industri terbaru. Hal ini penting dilakukan agar personal branding yang Anda upayakan relevan dengan karakteristik audiens dari generasi terbaru, seperti Gen Z misalnya. Untuk saat ini, saya sedang mengikuti tren automasi bisnis.

Saya memahami baik bahwa saat ini banyak bisnis yang menggunakan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan produktivitas bisnis. Tentu saja bukan hanya soal kuantitas yang bertambah, penggunaan AI bagi saya juga harus dapat meningkatkan kualitas konten bisnis menjadi lebih baik.

Ada banyak platform yang bisa Anda gunakan untuk monitoring tren terbaru. Anda bisa menggunakan Google Trends, media sosial Instagram dan TikTok, atau Google Analytics untuk monitoring tren yang relevan dengan niche bisnis Anda langsung.

6. Membangun Jaringan yang Spesifik

Membangun jaringan tidak selalu tentang memperbanyak jumlah relasi, melainkan tentang seberapa relevan jaringan tersebut dengan tujuan personal branding Anda.

Di tahap ini, Anda perlu mulai lebih selektif dalam menentukan dengan siapa Anda ingin membangun hubungan profesional jangka panjang. Saya menyarankan Anda untuk fokus membangun jaringan yang spesifik dan selaras dengan bidang yang Anda tekuni.

Misalnya, jika Anda bergerak di dunia bisnis digital, maka perbanyak relasi dengan praktisi, pemilik bisnis, mentor, atau profesional yang memiliki visi serupa. Jaringan yang tepat akan membantu Anda tumbuh lebih cepat, mendapatkan peluang yang lebih berkualitas, serta memperkuat personal branding yang ingin Anda bangun.

7. Konsisten

Cara membangun personal branding yang terakhir adalah konsisten. Klise, tetapi konsistensi memegang peranan penting mengapa Steve Jobs selalu dikenal sebagai ahli teknologi dunia meskipun raganya sudah tiada. Konsistensi menjadi alasan mengapa Steve Jobs dikenal sebagai salah satu inovator teknologi yang paling berpengaruh di dunia.

Baca Juga: Konsultasi SEO dengan McSyauqi: Mari Optimasi Website!

Konsistensilah yang juga menjadikan Cristiano Ronaldo sebagai pesepakbola yang menginspirasi banyak olahragawan di seluruh dunia menjadi lebih disiplin dalam menjaga pola hidup sehatnya. Tanpa konsistensi, personal branding yang Anda upayakan akan cepat dilupakan.

FAQ Seputar Konten

  1. Apa itu personal branding dan mengapa penting? Personal branding adalah upaya membangun citra positif agar Anda dikenal sesuai nilai dan keahlian yang dimiliki. Personal branding penting karena memengaruhi kepercayaan, peluang karier, dan relasi bisnis Anda.
  2. Apakah personal branding hanya untuk pebisnis atau public figure? Tidak. Personal branding juga penting bagi profesional, karyawan, dan fresh graduate untuk meningkatkan daya saing dan membuka peluang karier yang lebih luas.
  3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangun personal branding? Tidak ada waktu pasti, karena personal branding dibangun melalui proses yang konsisten. Semakin konsisten Anda mengembangkan skill, jaringan, dan reputasi, semakin kuat personal branding yang terbentuk.

Kesimpulan

Inilah penjelasan lengkap tentang bagaimana cara membangun personal branding dari nol. Cara yang terakhir memegang peranan penting dalam upaya Anda membangun personal branding yang memorable dan kuat.

Perlu diingat bahwa dalam upaya membangun personal branding, Anda menghadapi banyak masalah. Salah satunya adalah ancaman terhadap reputasi baik. Pelajari dengan baik komunikasi krisis karena itu akan banyak membantu Anda. Semoga artikel ini bermanfaat.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar bisnis digital, hubungi saya melalui laman kontak atau langsung jadwalkan konsultasi bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *