Single Post

Strategi Marketing: Tips Jitu Buat Web E-commerce Menarik!

Strategi Marketing: Tips Jitu Buat Web E-commerce Menarik!

Berbisnis secara online dapat dilakukan dengan beragam cara. Berbagai platform sosial media dan juga marketplace pun juga tersedia agar bisa membuat para pebisnis online semakin mudah mengenalkan produk atau layanan yang dimiliki. Namun ketika pelaku bisnis punya website ecommerce secara mandiri, kredibilitas bisnis yang dijalankannya jelas akan memiliki nilai yang lebih tinggi.

Baca Juga: Email Marketing: Tips Agar Website Masuk Whitelist Audiens

Ditambah lagi dengan adanya web developer serta pengetahuan tentang bagaimana membuat sebuah website ecommerce secara menarik, sehingga akan membuat calon pembeli juga akan lebih yakin dengan tawaran produk atau layanan yang diberikan. Nah, berikut tips mudah membuat website ecommerce untuk meningkatkan penjualan.

Memahami cara berpikir pengunjung website

Dalam membuat website ecommerce, sebelumnya lebih dulu harus memahami bagaimana pola pikir seorang visitor. Seperti apa produk yang Anda tawarkan? Siapa saja target market Anda? Informasi-informasi tersebut akan memudahkan Anda dalam menentukan dan membuat website seperti apa yang sesuai dengan target dan karakter market Anda.

Baca Juga: Case Study: Website Personal Branding yang Sukses

Perlu diIngat, bahwa pada dasarnya sebuah website ecommerce dibuat aggar bisa memudahkan pelanggan dan calon konsumen Anda. Jadi, gunakanlah pola pikir seorang visitor. Ketahui desain website yang semacam apa yang mudah digunakan serta sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Anda pun juga dapat berdiskusi dengan seorang web developer untuk mendapatkan desain terbaik.

Pemilihan warna yang sesuai

Ketika membuat sebuah warna website ecommerce, pemilihan warna ada baiknya disesuaikan dengan sektor karakter dan juga merek bisnis yang dijalankan. Karena yang dibuat ini website ecommerce, maka pastikan penggunaan warna latar atau background yang lebih netral. Hal ini supaya foto produk yang dipajang di websita terlihat dengan jelas.

Baca Juga: Tips Jitu Tingkatkan Brand Awareness dengan Content Marketing

Penggunaan gambar juga diperlukan sebagai pemanis. Anda bisa mengedit gambar supaya terlihat lebih pas dengan konsep yang ada di website ecommerce yang sebelumnya dibuat. Namun, pastikan pemilihan gambar tidak berlebihan sebab bisa mengalihkan perhatian pengunjung dari menu utama produk yang ditawarkan.

Utamakan Branding

Coba perhatikan lebih jeli website ecommerce populer yang jika diperhatikan dengan seksama, website tersebut memiliki warna tertentu dan kondisten dengannya. Penggunaan warna dalam sebuah website ecommerce ini tak cuma digunakan sebagai pemberda. Pasalnya, pemilihan warna tadi juga sudah disesuaikan dengan branding warna yang mereka punya. Sehingga ketika menciptakan website ecommerce, janganlah terfokus dengan desain grafis yang menarik saja. Branding pun juga harus jadi prioritas yang utama.

Desain Web yang lebih Responsif dan SEO friendly

Perlu diingat, jika saat ini pengguna tak cuma mengakses internet menggunakan perangkat PC atau laptop saja. Kebanyakan justru menggunakan perangkat mobile, misalnya smartphone ataupun tablet untuk mengaksesnya. Untuk itu, membuat website dengan desain yang responsif menjadi keharusan. Sehingga ketika diakses baik melalui perangkat PC ataupun smartphone, tampilannya akan tetap sempurna dan bagus. Selain itu, jangan lupa buat website yang lebih SEO friendly. Karena, umumnya Mesin pencari lebih suka dengan website yang memiliki karakteristik tersebut.

Gunakan gambar beresolusi tinggi

Sebelum seorang pengunjung website memutuskan ingin membeli produk yang ditawarkan di website tersebut, foto produk menjadi hal pertama yang dilihat calon pembeli. Kebanyakan keputusan mereka didasari karena faktor tersebut. Karena itulah, sebaiknya pilih foto yang beresolusi tinggi untuk dipajang di website ecommerce milik Anda.

Baca Juga: Panduan Lengkap Content Marketing 2025

Usahakan juga agar foto produk yang dipajang diambil dari berbagai sisi. Pasalnya ini akan mempermudah calon pembeli yang ingin memeriksa kondisi produk yang Anda tawarkan. Meskipun demikian, perhatikan ukuran foto yang beresolusi tinggi tadi.  Sebab hal ini bisa berpengaruh pada waktu loading di situs web ecommerce milik Anda. Solusinya Anda bisa mengkonvert foto tersebut sehingga ukurannya lebih kecil sebelum diunggah ke website. Dengan begitu, website akan lebih ringan ketika dibuka.  

Membuat sebuah website ecommerce tentu saja bukan sesuatu yang mudah. Pasalnya, ada begitu banyak hal yang harus diperhatikan. Bukan cuma dari sisi desain, waktu loading website pun juga perlu diperhatikan. Sehingga sebuah website eccomerce tak cuma memiliki tampilan menarik saja tetapi juga lebih mudah diakses. Semoga bermanfaat.